Assalamu'alaikum warohmatullah.
Orang tua ana mempunyai toko konveksi yang Alhamdulillah cukup besar.
kami dalam memberi harga terhadap langganan kami sering berbeda tergantung dari langganan itu sendiri.
1. Langganan yang hanya membeli untuk diri sendiri kami kasih harga eceran.
2. Langganan yang mengambil grosir dan untuk dijual kembali kami kasih harga spesial (harga murah)
3. Langganan yang mengambil sedikit tapi untuk dijual lagi, kami kasih harga agak mahal sedikit dari langganan yang ke-2.
4. Langganan yang mengambil banyak tapi hanya untuk pribadi kami kasih harga lebih mahal dari langganan yang ke-3.
Pertanyaannya: apa cara jual beli seperti di atas termasuk yang dibolehkan atau termasuk jual beli yang diharamkan? dan apakah ini termasuk riba?
Jazakumullahu khairan.
“olfah” *****@yahoo.co.id
Jawab:
Waalaikumussalam warahmatullahi waarakatuh.
Insya Allah tidak ada masalah dengan bentuk transaksi jual beli di atas. Hukum asal dalam muamalah jual beli adalah halal, bagaimanapun bentuknya, selama tidak ada nash-nash yang melarang. Silakan lihat tulisan ust. Dzulqarnain -hafizhahullah- mengenai masalah ini di: http://al-atsariyyah.com/?p=195
Transaksi seperti di atas bukanlah termasuk jual beli dengan dua harga, karena pendapat yang paling rajih mengenai definisi jual beli dengan dua harga adalah: Penjual menawarkan dua harga kepada pembeli (misalnya harga cash dan kredit), lalu pembeli langsung melakukan akad untuk membeli barang tersebut tanpa menentukan mana dari kedua harga itu yang dia pilih. Wallahu a’lam.
http://al-ilmu.biz
Label: dua harga, harga barang, hukum jual beli




